TANGERANG – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam membangun masyarakat yang berakhlakul karimah terus diwujudkan, di antaranya melalui pengajian bulanan bersama masyarakat. Kegiatan tersebut kembali digelar di kediaman Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, di Cipondoh, Kamis malam (24/04/2026).
Mengawali kembali kegiatan pasca-Ramadan dan Idulfitri, pengajian ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan (Imtak) masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat beramal dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa berbuat kebaikan tidak selalu harus dalam bentuk materi.
“Beramal tidak harus dengan harta. Tenaga, pikiran, doa, bahkan sikap sederhana yang membawa kebaikan pun menjadi nilai ibadah. Yang terpenting adalah keikhlasan,” ungkapnya.

Sachrudin, juga mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah. Ia menyinggung sejumlah isu strategis seperti operasional embarkasi haji Banten di Cipondoh, pengelolaan sampah, penanganan banjir, hingga peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan.
“Kota ini adalah rumah kita bersama. Pemkot tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan membangunnya,” tegasnya.
Ia pun mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dan berharap pengajian bulanan ini dapat menjadi ruang membangun kesadaran kolektif menuju kehidupan yang lebih baik.
“Melalui pengajian ini, kita bangun kesadaran bersama bahwa setiap proses menuju kesejahteraan dimulai dari niat, komitmen, dan kebersamaan,” tuturnya.
Sementara itu, dalam tausiah yang disampaikan KH Zuhri Yakub, ditekankan pentingnya menjaga keharmonisan antara pemerintah dan masyarakat sebagai bagian dari akhlakul karimah.
“Pemimpin dan masyarakat adalah satu kesatuan yang saling membutuhkan. Keharmonisan dan persatuan harus terus dijaga sebagai fondasi kehidupan yang baik,” pesannya. (Adv)













