Wali Kota Tangerang Sachrudin menjadi sorotan di kalangan warganya sendiri. Belum genap 1 tahun memimpin, politisi Partai Golkar itu mendapat keluh kesah dari masyarakat.
Bahkan tak segan-segan warga Kota Tangerang menyebut bahwa mereka merasa tak punya Wali Kota. Hampir seribu komentar uneg-uneg warga membanjiri konten Tiktok Creative TNG yang berjudul “Wali Kota Tangerang Sachrudin Ditagih Hutang Rp. 17 Miliar oleh Warganya.”
“Dia itu Wali Kota Sipon sama sekitar rumah dia doang bang liat aja kerjanya cuma di sekitar rumah doang sama Sipon yang dibenahi biar sekitar rumah dia bagus. Kota Tangerang mah enggak punya Wali Kota,” ungkap Rafa.
Keluhan lain juga menyoroti kinerjanya selama ini. Seperti diketahui Sachrudin juga sempat menjabat sebagai Wakil Wali Kota Tangerang selama 2 periode.
“Oh ini Walkot Tangerang, baru tau ane. Kirain Tangerang enggak punya Walkot,” tulis akun milik Bang Atha Bentar.
“Wali Kota Sachrudin, Tangerang Kota jalanan banyak lobang dibiarin aja. Parah ini kerjanya enggak ada perubahan,” timpal Si Biru Karismatik.
Masyarakat juga menagih janji kampanye Sachrudin yakni 3G Gampang Sembako, Gampang Sekolah, Gampang Kerja. Namun nyatanya hanya jargon semata.
“Janjinya mau ngurangi pengangguran tapi kenyataan masih banyak pengangguran,” kata Sri.
“Sampai sekarang banyak wilayah yang banjir belum dibenahi,” sambung akun yahpro.
Warga juga menjerit soal pelayanan air bersih. Mereka teriak bahwa tarif air Perumdam Tirta Benteng Kota Tangerang melambung tinggi di saat ekonomi makin sulit.
“Yang paling parah PDAM Kota Tangerang naik 100 persen,” papar satu dari warga tersebut.














