Denada dan Ressa akhirnya bertemu di momen menjelang Lebaran 2026. Pertemuan ini menjadi titik penting dalam perjalanan hidup keduanya, setelah sebelumnya Denada secara terbuka mengakui Ressa sebagai anak kandungnya.
Namun, di balik kebahagiaan tersebut, muncul dinamika baru yang cukup kompleks. Salah satunya adalah ketika Denada mengajak Ressa untuk tinggal bersama di rumahnya.
Tawaran itu pun langsung menjadi perhatian, terutama karena Ressa selama ini sudah memiliki kehidupan sendiri di Jakarta.
Dalam pengakuannya, Ressa menjelaskan bahwa pertemuannya dengan sang ibu lebih banyak diisi dengan obrolan dari hati ke hati.
“Lebih ke curhat. Terus dari ibu sih ya itu ada nawarin tinggal di rumah karena kan Ressa selama di Jakarta ini ngekos,” ungkap Ressa yang dikutip dari tayangan YouTube pada Kamis, 26 Maret 2026.
Selama ini, Ressa memang memilih tinggal di kos di kawasan Depok demi kenyamanan. Ia juga sempat menjelaskan alasan tidak tinggal bersama keluarga lain karena keterbatasan tempat.
Meski begitu, ajakan untuk tinggal bersama Denada tidak langsung ia tolak. Ressa mengaku masih mempertimbangkan berbagai hal, termasuk perasaan dua sosok ibu dalam hidupnya.
“Ressa sih bukan nggak mau, tapi Resa harus memposisikan kayak ibaratnya seminggu sama ibu, seminggu sama mama,” kata Ressa.
Keputusan tersebut menunjukkan bahwa Ressa berusaha bersikap adil. Ia tidak ingin menyakiti perasaan siapa pun, terutama Mama Rati yang telah merawatnya sejak kecil.
Situasi ini memang tidak mudah. Di satu sisi, Ressa ingin lebih dekat dengan ibu kandungnya. Namun di sisi lain, ia juga tidak bisa melupakan sosok yang telah membesarkannya dengan penuh kasih sayang.
Tak hanya itu, Ressa juga mengungkap keinginannya untuk lebih dekat dengan keluarga Denada, termasuk bertemu adiknya di luar negeri.
“Siapa yang nggak mau? Mau banget ketemu adik yang selama ini ketemunya cuma berapa kali kan apalagi adiknya Resa juga tahu Ressa ini siapa kan gitu. Mau banget tapi itu ada waktunya gitu,” ujarnya.
Di tengah situasi yang penuh emosi ini, Ressa berusaha menjadi penengah. Ia menegaskan bahwa rasa cintanya kepada kedua ibu dalam hidupnya tidak akan berkurang sedikit pun.
“Mama sama Ibu Ressa itu Ressa sayangnya ke mereka berdua tuh sama nggak ada yang lebih 1% pun sama,” tandasnya.
(Mly)











