Terus Tumbuh 🌱

Tahu bagus beristri, sang ibu sempat tak restui pernikahan siri dini, firasat mertua berujung maut

Kematian Dini Hardiyanti dan anaknya, AGF (4) menyisakan duka mendalam bagi keluarga.

Nyawa Dini dan anaknya harus melayang di tangan suami sirinya, Dwi Bagus Martono.

Fakta di balik pernikahan siri Dini dan Bagus bisa terjadi diungkap Harti, ibunda Dini, mengingat Bagus masih memiliki istri sah, Marta Aurelya.

Ternyata Bagus sempat memaksa saat meminta restu dari Harti untuk menikah siri dengan Dini.

Ibu Dini, Harti, mengaku bahwa ia sebenarnya tidak mengizinkan anaknya untuk dinikahi oleh Bagus.

Bagus dan Dini sudah menjalin hubungan selama tiga tahun.

Mereka menjalin kasih mulai dari Samarinda, Bogor sampai pernah tinggal di Ponorogo.

Diketahui Dini Hardiyanti dan anaknya, AGF (4) berasal dari Megamendung, Kabupaten Bogor.

Sedangkan Bagus tinggal bersama isri sah di Kota Madiun, Jawa Timur.

Namun kini setelah menjalin hubungan, Bagus justru membunuh Dini dan AGF di sebuah hotel kawasan Madiun.

Dia bahkan tega memusnahkan jasad kedua korban menggunakan mesin giling dan dibakar.

Adik Dini, Khanza curiga bahwa Bagus tidak mungkin seorang diri dalam melakukan tindakan sadisnya.

“Harapannya yang ganjil-ganjil, gak mungkin si Bagus sendiri,” katanya.

Harti ibu Dini bahkan meminta agar Bagus dihukum mati bersama keluarganya.”Hukuman mati sekeluarga, karena itu dua nyawa,” katanya.

Harti cerita ia bertemu Bagus saat Dini akan dinikahi secara siri.”Semenjak dia menikah, datang,” katanya.

Ia mengaku tidak memberi restu pada Bagus dan Dini.

Namun menurutnya Bagus memaksa dan berkukuh untuk mempersunting Dini Hardiyanti secara siri.”Nikah siri itu ibu sekeluarga tidak mengizinkan. Bagus ini memaksa,” katanya.

Selama menikah siri, Harti bersaksi melihat percekcokan Bagus dan Dini.”Ya sering cekcok, tapi gak seperti ini. Diam dia, diam,” katanya.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jatim, Kombes Roy HM Sihombing mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan istri sah Bagus, Marta tidak mengetahui soal pembunuhan Dini.

Diketahui bahwa Bagus membawa jasad Dini dan AGF dari hotel menggunakan sleeping bag.Dia membawa ke rumahnya lalu dibawa lagi ke rumah orang tua.

“Sampai hari ini memang istri sah tidak mengetahui adanya peristiwa ini. Memang itu dilakukan di rumahnya, dan rumahnya cukup luas itu sehingga dia bisa menyembunyikan di belakang dari rumahnya,” katanya.