Terus Tumbuh 🌱

Dituntut 5 Tahun, Noel: Mending Korupsi Sebanyak-banyaknya

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel menyinggung soal adanya perbedaan tuntutan hukuman dalam perkara dugaan korupsi pengurusan sertifikasi K3.

Dirinya menilai tuntutan 5 tahun penjara terhadap dirinya tidak sebanding dengan perkara korupsi lain yang nilai kerugiannya jauh lebih besar, sehingga ia merasa seharusnya dia bisa melakukan korupsi lebih besar.

“Mending yang korupsi sebanyak-banyaknya cuma beda setahun dengan yang rendah,” ucap Noel setelah sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, pada Senin (18/5/2026).

Noel menilai tuntutan terhadap dirinya tidak sebanding dengan perkara korupsi bernilai lebih besar yang hukumannya dinilai lebih ringan.

“Bayangkan, aduh. Yang korupsi Rp 75 miliar hanya 6 tahun. Saya yang dianggap (korupsi) Rp 3 miliar, (dituntut) 5 tahun. Kalau gitu menyesal enggak? Saya menyesallah,” kata dia.

Meskipun demikian, Noel mengaku hukuman penjara selama beberapa tahun tetap menjadi sesuatu yang berat bagi siapa pun.

“Ya jujur saja, mau 4 tahun mau 5 tahun, dihukum 3 hari aja kita merasa kayak di neraka tuh,” kata dia.

Ia pun menegaskan, dirinya tidak pernah mengambil uang rakyat selama menjabat.

“Artinya, saya bingung kok kita punya kebijakan yang menguntungkan rakyat, lantas kemudian saya juga ngikutin arah perintah presiden jangan sampai ada kerugian negara, tidak ada yang saya curi duit rakyat 1 rupiah pun, gitu loh,” ujar Noel.

Noel juga membantah tuduhan pemerasan yang dialamatkan kepadanya.

Ia mengeklaim seluruh tuduhan tersebut tidak terbukti di persidangan.

(Syf)