Kisruh hubungan antara pedangdut Denada dan putranya, Ressa Rossano hingga kini belum menemukan titik damai.
Walau Denada sudah meminta maaf serta mengakui Ressa sebagai anaknya, keduanya diketahui masih belum bertemu secara langsung.
Di tengah situasi tersebut, gugatan perdata senilai Rp7 miliar yang diajukan Ressa di Pengadilan Negeri Banyuwangi, Banyuwangi, Jawa Timur pun masih terus diproses.
Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal membeberkan perkembangan terbaru terkait polemik tersebut.
Ia menyatakan kliennya memiliki bukti telah menanggung biaya hidup Ressa sejak kecil, sekaligus menanggapi klaim Ressa yang merasa ditelantarkan selama 24 tahun.
“Sebetulnya kalau masyarakat tahu ya, jadi biayanya Ressa itu dari dulu sampai sekarang habis banyak ternyata,” ujar Iqbal, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Senin (23/2/2026).
Iqbal mengaku terkejut setelah melihat besarnya pengeluaran Denada untuk Ressa.
Ia juga menyebut keluarga Denada turut memberikan uang kepada Ratih dan Dino Rossano Hansa yang merawat Ressa sejak bayi di Banyuwangi.
Diketahui, sejak usia 10 hari, Ressa dititipkan kepada Ratih dan Dino Rossano Hansa yang merupakan adik kandung dari Emilia Contessa, ibu Denada.
“Saya lihat sampai heran, per bulan itu bisa 20 juta, terus pas masih ada Bu Emilia (ibu Denada) dulu itu laporan ke Pak Dino itu bisa sepuluh sampai lima belas juta per dua minggu, belum ke Ressanya, Ressa-nya sendiri, untuk ke Bu Ratih juga ada, banyak itu,” ungkap Iqbal.
Iqbal kemudian menjelaskan Denada yang selama ini memilih diam meski dipojokkan oleh Ressa dan keluarga Ratih.
Denada memilih diam karena sadar bahwa lawannya tersebut anaknya sendiri.
Selain itu, pihak Denada juga menghormati jalannya persidangan atas gugatan Ressa.
“Jadi kita kemarin diam kenapa? Satu, ini lawannya anak, kita nggak mungkin langsung frontal.”
“Yang kedua kita menghormati jalannya persidangan,” jelasnya.
Pihak Ressa Rossano Pertanyakan Ketulusan Denada Minta Maaf di Instagram
Sementara itu, soal peluang damai dengan Denada, kuasa hukum Ressa yang juga merupakan kakak iparnya, Ronald Armada, mengatakan, ada kemungkinan ke arah perdamaian.
“InsyaAllah iya.”
“Ya kalau peluang damai itu kan gini, Tuhan aja Maha Pemaaf, masa kita ini makhluknya aja nggak bisa membuka pintu maaf kepada orang yang salah,” tutur Ronald, dikutip dari YouTube Intens Investigasi.
“Nggak punya hak saya,” imbuhnya.
Ronald menegaskan, pihaknya akan membuka pintu maaf jika pelantun lagu Pitik Gemoy itu tulus mengakui kesalahannya.
“Tapi yang jelas saya membuka pintu lebar-lebar untuk memaafkan segala kesalahan yang memang betul-betul Denada akui.”
“Kalau memang itu dari hati ya,” kata Ronald.
Ronald lantas menyinggung permintaan maaf Denada melalui akun Instagram, yang dinilainya tidak tulus.
Bahkan, kata Ronald, Ressa tidak bisa merasakan adanya ketulusan dalam permintaan maaf sang ibu.
“Kalau kesalahan kemarin yang diakui melalui medsos itu saya nggak bisa mencerna dari hati apa nggak.”
“Karena kan orientasinya nggak nyampai.”
“Di hatinya Ressa aja nggak nyampai, apalagi ke saya,” tandasnya.
Permintaan Maaf Denada
Denada meminta maaf secara terbuka dan mengakui Ressa Rizky Rosano merupakan anak kandungnya.
Pengakuan tersebut diunggah secara terbuka di media sosial Instagram @denadaindonesia pada Senin (2/2/2026).
“Untuk anakku Ressa Rossano,” tulis Denada dalam kolom captions.
Membuka salam dengan nada sayu, Denada mengucapkan permohonan maaf pada sang buah hati.
(Syf)











