Terus Tumbuh 🌱

Titik Genangan Banjir dan Pohon Tumbang di Kota Tangerang

Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Tangerang sejak Senin (12/1/2026) dini hari.

Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan genangan banjir dan pohon tumbang di sejumlah titik wilayah kota.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mencatat, dampak cuaca ekstrem tersebut terjadi hampir merata di beberapa kecamatan. Data tersebut dihimpun berdasarkan laporan sementara Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) hingga pukul 11.00 WIB.

Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menjelaskan bahwa hujan mulai turun sekitar pukul 05.30 WIB. Hujan tersebut menyebabkan genangan air dengan ketinggian bervariasi antara 20 hingga 60 sentimeter.

“Di Kecamatan Benda, genangan tercatat terjadi di Kampung Rawa Bokor RT 002/RW 01 dengan ketinggian air sekitar 60 sentimeter. Genangan tersebut merendam jalan dan permukiman,” ucap dia.

Genangan juga terjadi di Kampung Baru Jurumudi, Pondok Pesantren At-Taqwa Belendung. Lokasi terdampak lainnya meliputi depan Polsek Benda, Kampung Rawa Bamban, Jalan Atang Sanjaya, dan Jalan Husein Sastranegara. Akibat genangan tersebut, sebanyak 7 kepala keluarga atau 40 jiwa terpaksa mengungsi dan ditempatkan di Pos Damkar Benda.

Di Kecamatan Neglasari, genangan setinggi sekitar 40 sentimeter terjadi di Perumahan Bandara Mas RW 06, Kelurahan Selapajang Jaya. Genangan tersebut mengganggu akses jalan dan permukiman warga.

Genangan air juga dilaporkan di Kecamatan Periuk dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter. Lokasi terdampak meliputi Jalan Situ Bulakan, Jalan Mutiara Peluit, dan depan Pasar Regency.

Kondisi serupa terjadi di Kecamatan Jatiuwung, tepatnya di Jalan Padjajaran dan Jalan Caplang. Genangan juga melanda Kecamatan Cibodas di Jalan Darma Wangsa Uwung Jaya dan bawah Flyover Taman Cibodas.

Selain banjir, BPBD Kota Tangerang juga mencatat dua kejadian pohon tumbang. Pohon tumbang pertama terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan II No. 10, Babakan, depan Kantor Depag. Kejadian tersebut menutup akses jalan dan menimpa atap satu unit mobil Toyota Fortuner.

Pohon tumbang kedua terjadi di Jalan Pembangunan 3 dan mengganggu akses lalu lintas. Kedua kejadian tersebut telah berhasil ditangani dan dievakuasi petugas.

Mahdiar menjelaskan, BPBD bersama unsur terkait telah melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari monitoring ke lapangan. Langkah tersebut melibatkan dinas terkait, tim siaga, relawan, serta layanan darurat 112. Petugas juga melakukan penyedotan genangan di sejumlah fasilitas umum.

BPBD juga menyiagakan personel dan perahu, membantu mobilisasi warga di wilayah terdampak, serta melakukan evakuasi pohon tumbang yang membahayakan.

“Pantauan tinggi muka air melalui CCTV menunjukkan debit air kali dan sungai masih terus naik. Selain itu, berdasarkan prakiraan cuaca, masih berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat di Kota Tangerang dan sekitarnya hingga malam hari,” ujar Mahdiar.

BPBD Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama yang berada di wilayah rawan genangan dan banjir, serta segera melapor kepada petugas apabila terjadi kondisi darurat.

(Mly)