Terus Tumbuh 🌱

Kenalkan Proses Air Bersih Sejak Dini, PERUMDAM TKR Terima Kunjungan Edukasi SD IT Al ljtihad

TANGERANG – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Al-ljtihad melakukan kunjungan edukasi ke Instalasi Pengolahan Air (PA) Cikokol Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PERUMDAM TKR) Kabupaten Tangerang serta didampingi oleh tim Tirta Kencana Cahaya Mandiri (TKCM).

Antusias dan semangat para siswa terasa mulai dari mereka memasuki halaman utama TKCM untuk berbaris mengikuti safety induction terlebih dahulu sebelum berkeliling untuk mendapatkan wawasan dan pengetahuan terkait air bersih.

Sebanyak 113 siswa kelas empat dan lima serta lima belas guru pendamping mengikuti kegiatan kunjungan edukasi di IPA Cikokol, Rabu, 15 Oktober 2025.

Siswa dibagi sesuai kelas masing-masing menjadi enam kelompok dan didampingi oleh perwakilan guru dan tim dari PERUMDAM KR serta TKCM. Setelah mengikuti safety induction, para siswa mengikuti ‘mini tour ke beberapa tempat yakni site office TKCM untuk melihat maket bangunan TKCM dan IPA Cikokol.

Selanjutnya, anak-anak diarahkan untuk melihat proses pengambilan air baku Sungai Cisadane di intake lalu melihat berbagai mesin pengolah air baku seperti berbagai mesin yang berfungsi untuk memurnikan air dengan menyaring berbagai kotoran, bakteri, dan zat berbahaya, sehingga menghasilkan air bersih dan layak digunakan serta sesuai standar.

Setelah itu, anak-anak melanjutkan melihat proses pengolahan air berikutnya yakni pencampuran bahan kimia di mana bahan kimia seperti tawas ditambahkan untuk menggumpalkan partikel halus menjadi gumpalan (flok) yang lebih besar.

Tahapan selanjutnya, siswa melihat tempat bak sedimentasi Dimana tempat flok-flok tersebut mengendap di dasar bak sehingga air di bagian atas menjadi lebih jernih.

Di sini, para siswa tampak semakin antusias, apalagi area bak di IPA Cikokol yang begitu luas memungkinkan mereka untuk bebas mengeksplorasi berbagai titik dan menjelajahi lebih dalam proses pengolahan air bersih.

Sebelum kunjungan berakhir, siswa ditunjukan tempat filtrasi di mana air dialirkan melalui media pasir, kerikil, dan karbon aktif untuk menyaring sisa kotoran, bau, serta zat organik.

Setelah itu, air menjalani disinfeksi menggunakan klorin atau bahan ain untuk membunuh mikroorganisme berbahaya.

Air yang sudah memenuhi standar kualitas kemudian ditampung di reservoir, siap untuk disalurkan melalui jaringan pipa distribusi menuju pelanggan di berbagai wilayah.

Pada kesempatan tersebut, para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan kepada tim pendamping mengenai proses pengolahan air di IPA Cikokol. Mereka ingin mengetahui sejak kapan instalasi ini dibangun, bahan kimia apa saja yang digunakan, ke mana pipa air didistribusikan, hingga peralatan apa yang berperan dalam proses tersebut dan apakah air hasil olahan dapat langsung dikonsumsi. Melalui kunjungan edukatif ini, diharapkan pemahaman anak-anak terhadap pentingnya pengolahan air bersih dapat semakin meningkat. (Adv)