Nama Airin Rachmi Diany dan Ahmed Zaki Iskandar dirumorkan masuk ke dalam Kabinet Merah Putih Prabowo Subianto. Menariknya keduanya merupakan mantan Wali Kota Tangerang Selatan dan Bupati Tangerang 2 periode.
Keduanya merupakan berasal dari Partai Golkar. Airin diisukan mengganti Immanuel Ebenezer atau Noel yang tersangkut kasus korupsi. Sedangkan Zaki diusulkan bersama Putri Komarudin menggantikan Dito di kursi Menpora.
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia buka suara soal isu politikus Partai Golkar, Airin Rachmi Diany dan Ahmed Zaki Iskandar yang masuk dalam Kabinet Merah Putih. Menurut Bahlil, penunjukan menteri maupun wakil menteri adalah hak prerogatif presiden
“Saya tidak tahu. Itu hak prerogatif Bapak Presiden,” kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (11/9/2025).
Bahlil juga enggan menjawab gamblang mengenai nama-nama yang diusulkan internal partai kepada Presiden Prabowo untuk mengisi jabatan tertentu.
Ia menyebut, partai harus tahu diri untuk bertindak tidak melampaui batas. “Gini, kita itu harus tahu betul bahwa sekali lagi, untuk menteri, wakil menteri, itu hak prerogatif Bapak Presiden. Kita partai-partai ini jangan melakukan tindakan melampaui batas kewenangannya,” ucap dia.
“Biarlah itu kewenangan Bapak Presiden. Kita patuh, kita tunduk pada apa yang diputuskan oleh Bapak Presiden sebagai pemegang hak prerogatif,” tuturnya.















