Sarwendah dikabarkan angkat kaki dari rumah mewah, kuasa hukum Ruben Onsu buka suara
Kisruh hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah semakin memanas. Di tengah proses gugatan hak asuh anak yang masih bergulir, beredar rumor bahwa Sarwendah beserta anak-anaknya telah meninggalkan rumah mewah mereka di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, akhirnya angkat bicara menanggapi isu tersebut. Menurut Minola, meski belum mengetahui secara pasti, ia mengaku telah mendengar informasi mengenai kepindahan kliennya dari pihak seberang.
“Saya enggak tahu pastinya, tapi dari omongan-omongan kabar burung yang kami dengar memang seperti itu (Sarwendah tidak lagi tinggal di sana),” ujar Minola Sebayang saat ditemui kantornya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026).
Minola menduga ada beberapa alasan yang melatarbelakangi kepindahan tersebut. Selain karena rumah tersebut kini menjadi sorotan publik akibat sering digunakan untuk live TikTok, ia juga mencium adanya strategi hukum terkait masalah cicilan rumah yang sempat macet.
“Kami kan nggak tahu persoalannya. Apakah benar, ya kalau benar kenapa? Tapi kalau misalnya dugaan ya mungkin saja karena rumah itu sekarang menjadi sorotan. Sorotan karena dipakai untuk live TikTok, sorotan karena mungkin adanya kredit macet yang mungkin terancam lelang,” terangnya.
Sentil Drama ‘Debt Collector’ dan Dugaan Framing
Minola secara blak-blakan menyentil kejadian beberapa waktu lalu saat pihak Sarwendah mengaku trauma karena didatangi debt collector ke rumah Cilandak. Minola menyebut insiden tersebut janggal karena keterlambatan cicilan mobil saat itu baru berjalan tiga hari.
“Masa sih cicilan mobil Rp50 juta yang macet tiga hari itu Ruben menghindar? Padahal tiap bulan kami bayar ratusan juta. Mana aturan OJK yang macet tiga hari langsung didatangi debt collector? Itu pun alamat penagihannya bukan di Cilandak,” tegas Minola.
Ia bahkan menduga insiden tersebut sengaja di-blow up untuk menyudutkan Ruben Onsu.
“Patut diduga, ada apa ini? Masuk sampai ke dalam ruang tamu, ada CCTV-nya, lalu dibilang trauma. Ini kan framing,” tambahnya.
Syarat Bila Sarwendah Ingin Miliki Rumah
Terkait status rumah mewah tersebut, Minola menjelaskan bahwa aset tersebut awalnya dibeli lunas oleh Ruben Onsu. Namun, demi biaya renovasi, rumah tersebut diagunkan ke bank sebesar Rp10 miliar dengan cicilan mencapai Rp379 juta per bulan yang ditanggung oleh Ruben.
Minola menegaskan, jika Sarwendah ingin memiliki rumah Cilandak tersebut sepenuhnya, maka ia harus membayar hak Ruben sebesar 50 persen dari nilai taksir rumah.
“Kalau S ingin memiliki rumah itu, dia harus bayar 50 persen dari nilai harga itu untuk menjadi bagian Ruben. Ruben nggak minta apa-apa, dia cicil selama ini, tapi sekarang tidak lagi dicicilkan karena dia sudah mulai kecewa,” ungkapnya.
Kecewa Soal Nafkah dan Akses Anak
Kekecewaan Ruben Onsu memuncak bukan hanya soal materi, melainkan juga masalah transparansi dan hak bertemu anak. Minola menyebut pihak Sarwendah tidak memberikan rincian biaya pendidikan dan nafkah anak secara jelas, padahal jumlahnya fantastis.
“Ruben minta rincian, ‘Ayo mana riilnya untuk anak-anak?’. Tidak dikasih. Malah ada uang sampah Rp9 juta. Ruben lelah, sana dibayar, situ dibayar, tapi rincian nggak ada, dan anak nggak pernah dikasih jadwal (bertemu),” kata Minola.
Minola mengingatkan agar pihak Sarwendah menghormati kesepakatan yang tertuang dalam Akta Notaris Nomor 39, termasuk hak asuh dan waktu bertemu anak.
“Janganlah bermain retorika. Ingat, ada Tuhan,” tutupnya.














