Terus Tumbuh 🌱

Tukang Es Bernasib Sama Disakiti Hingga Berujung Rezeki

Sunhaji, seorang penjual es teh, merasa tersinggung setelah diolok-olok oleh Miftah Maulana Habiburrahman saat acara pengajian di Magelang, Jawa Tengah, pada Rabu (20/11/2024) malam. Kejadian tersebut berlangsung di lapangan drh. Soepardi, di mana ribuan orang hadir untuk menyaksikan selawat.

Saat berjualan es teh keliling, Sunhaji yang berusia 37 tahun “ditegur” oleh Miftah dan menerima hinaan kasar. Video olok-olok tersebut telah menyebar luas di berbagai platform media sosial dan ramai diperbincangkan.

“Saya tersinggung. Wong saya lagi masuk ada suara kayak gitu,” ungkap Sunhaji saat ditemui di rumahnya di Dusun Gesari, Desa Banyusari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, pada Rabu (4/12/2024). Ia menyatakan kekecewaannya terhadap Miftah, seorang tokoh yang memiliki Pondok Pesantren Ora Aji di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Momen tersebut semakin menyakitkan bagi Sunhaji karena sejumlah tokoh yang hadir dan dikenal sebagai ulama turut menertawakan dirinya.

Sedangkan Kisah Pilu Lain Tukang Es Gabus: 3 Anaknya Tak Sekolah, Rumah pun Jebol

Kisah pilu Sudrajat (50 tahun) bukan hanya dituduh anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa menjual es gabus berbahan dasar spons.

Ia ternyata tidak mampu menyekolahkan tiga anaknya. Anaknya ada lima, hanya dua orang yang sekolah.

Selain itu, kondisi rumahnya pun sudah lapuk bahkan jebol pada bagian atapnya usai didera hujan deras.

Rumah Sudrajat berada di sebuah gang di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

(Mly)