Aktris sekaligus presenter Rina Nose mengungkap alasan di balik keputusannya untuk tidak memiliki anak atau childfree. Keputusan tersebut diambil bersama sang suami, Josscy Vallazza Aartsen, setelah melalui pertimbangan yang matang.
Diketahui, Rina Nose menikah dengan Josscy Vallazza Aartsen pada tahun 2019. Sejak awal pernikahan, keduanya telah sepakat menjalani rumah tangga tanpa anak.
Rina menegaskan bahwa keputusan itu bukan diambil secara mendadak. Ia mengaku sudah memahami kondisi dirinya sebelum menentukan pilihan tersebut.
“Triggernya yaitu karena kesadaran itu. Udah mengenali kondisi diri sendiri,“ ujarnya dikutip dari YouTube pada Senin (27/4/2026).
Menurutnya, ia sudah membayangkan berbagai kemungkinan jika memiliki anak, termasuk tantangan yang akan dihadapi di masa depan. Hal itu justru semakin menguatkan keputusannya.
“Jadinya kalau aku ada anak, udah kebayang 5 tahun 10 tahun kedepan kondisi anak udah mulai bisa bertanya, mulai punya kemauan, ini bakal gimana tuh kayak udah kebayang dari sekarang,“ jelasnya.
Ia menilai gambaran tersebut bukan sesuatu yang sederhana untuk dijalani. Rina juga merasa telah cukup mengenali dirinya di masa mendatang sehingga memilih untuk tidak menjadi orang tua.
“Karena aku nya udah mengenali diri aku sendiri akan seperti apa, dalam kondisi apa kan, akhirnya memutuskan kayaknya mendingan jangan deh gitu,“ lanjutnya.
Selain itu, Rina mengaku memiliki kekhawatiran terkait faktor genetik yang mungkin diturunkan kepada anaknya.
“Dan aku juga takut salah satunya misalnya ada genetik aku, sifat yang begini, sifat yang tidak menyenangkan nanti turun ke anak,“ ungkapnya.
Tak hanya itu, Rina bahkan memikirkan masa depan anak hingga jauh ke depan, termasuk bagaimana kehidupan anak tersebut saat dewasa nanti.
“Tiba-tiba anaknya nanti akan dewasa di tahun berapa dan itu nanti kehidupannya akan seperti apa, dia akan ngerasa gimana nanti gitu, dia udah mikirin ke situ,“ tuturnya.
Dari berbagai pertimbangan tersebut, wanita kelahiran Bandung ini akhirnya mantap memilih untuk childfree karena merasa itu yang terbaik bagi dirinya.
“Jadi kayak mendingan jangan deh, karena aku tau nih kondisi akunya begini gitu,“ katanya.
Keputusan tersebut juga tidak diambil secara sepihak. Rina mengaku telah berdiskusi secara mendalam dengan sang suami, bahkan hingga kepada keluarga.
“Sebelumnya aku diskusi mendalam (sama suami), bahkan sama mertua karena tadinya kan nanya terus. Tapi pelan-pelan aku harus jelasin ini supaya enggak ngerasa ada sesuatu pihak yang enggak enak,“ jelasnya.
Ia menyadari bahwa keputusan untuk tidak memiliki anak kerap memunculkan pertanyaan dari keluarga besar. Karena itu, ia memilih menjelaskan secara perlahan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Jadi gimana caranya aku ngomong pelan-pelan gitu penjelasannya. Aku ngobrolnya sama suamiku dulu gitu, kondisi aku gini-gini dan ternyata sama dia pun akhirnya paham gitu,” tutupnya. (Mly)











