Kisah rumah tangga selebgram Clara Shinta kini berada di ujung tanduk setelah serangkaian konflik yang terkuak ke publik.
Clara Shinta mengakui telah melakukan kekhilafan usai memviralkan dugaan perselingkuhan suaminya melalui video call seks (VCS).
Langkah emosional itu sontak memicu kehebohan di media sosial dan menyeret kehidupan pribadinya ke sorotan tajam publik.
Tak hanya menuai simpati, Clara Shinta juga harus menghadapi gelombang kritik atas keputusan yang dianggap terlalu terbuka.
Di tengah tekanan tersebut, Clara Shinta akhirnya menyampaikan permintaan maaf dan mengakui penyesalannya.
Namun, permintaan maaf itu rupanya tak mampu menyelamatkan biduk rumah tangganya yang telah retak.
Clara Shinta resmi mengajukan gugatan cerai terhadap sang suami, Alexander Assad, sebagai langkah akhir dari konflik yang berkepanjangan.
Keputusan ini menandai babak baru dalam kehidupan Clara, sekaligus menutup kisah yang sempat terlihat harmonis di depan publik.
Kini, publik pun menanti bagaimana kelanjutan proses perceraian dan nasib hubungan keduanya ke depan.
Seperti diketahui, Clara Shinta akhirnya buka suara setelah memviralkan sang suami, Alexander Assad di media sosial karena diduga ketahuan Video Call Sex (VCS) dengan wanita lain.
Clara meminta maaf kepada semua orang karena sudah membuat kegaduhan, yang disebabkan dari unggahan foto-foto berisi sang suami yang diduga VCS dengan wanita lain.
“Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya atas tindakan saya, kesalahan saya selama mempublikasikan urusan pribadi saya ke khalayak publik yang tidak pantas untuk kalian konsumsi,” kata Clara Shinta ketika ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2026) bersama kerabatnya, Sunan Kalijaga.
“Itu adalah salah satu kesalahan yang sangat saya sesali pastinya,” tambahnya.
Clara mengaku semua yang terjadi diluar dari kuasa dan kendali dirinya, ia tak bisa mengontrol emosi saat mengetahui sang suami diduga VCS dengan wanita lain.
“Saya mem-posting, saya memviralkan, itu adalah tindakan yang tidak bisa saya kontrol ketika saya mengetahui adanya foto tindakan asusila yang dilakukan oleh suami saya dengan perempuan lain,” ucap wanita berusia 29 tahun ini.
Elisabeth Clara Shinta Aritonang merasa emosinya adalah hal yang wajar. Sebab ia sangat marah karena mengetahui suaminya diduga VCS dengan wanita lain.
“Istri mana sih yang bisa sanggup, bisa berpikir normal, bisa mengatur tindakan ketika mengetahui ada sesuatu yang nggak pantas nih, ada perempuan lain yang bertelanjang di depan suami saya ataupun suami siapapun yang bisa mengalami kejadian seperti ini, enggak ada,” jelasnya.
“Enggak ada yang rela, enggak ada yang bisa, enggak bisa kontrol. Saat itu saya dalam keadaan bati terguncang dan jiwa yang kalut,” tambahnya.
Hal yang dirasakan oleh wanita kelahiran Medan, Sumatera Utara itu adalah sedih, marah, dansakit hati. Hingga akhirnya ia meluapkan semuanya di media sosial.
Bahkan apa yang dirasakan Clara bukan lah hal yang normal. Foto-foto suami diduga VCS dengan wanita lain, terus terngiang dj otaknya.
“Tidak ada kehidupan saya normal setelah kejadian tersebut, tidak ada. Berikut beserta eh kehidupan anak-anak,” ungkapnya.
Clara Shinta pun memilih pergi berdua dengan Alexander Assad untuk mediasi ke Bangkok selama beberapa minggu. Hasilnya, ia mantap untuk mengakhiri pernikahannya.
“Dan saya menyadari kesalahan ini bukan hanya terjadi pada saudari Indah, itu juga terjadi pada suami saya dan untuk itu saya juga sudah melakukan tindakan sesuai porsi masing-masing,” ujar Clara Shinta.
“Saya juga sudah melayangkan gugatan cerai untuk suami saya di Pengadilan Agama,” sambungnya.
(Mly)













