Reza Arap hadiri tahlilan 40 hari Lula Lahfah, sempat ngobrol dengan ayah mendiang di luar rumah
Momen kehadiran Reza Arap saat tahlilan memperingati 40 hari wafatnya kekasihnya, Lula Lahfah, menjadi sorotan publik.
Dalam momen tersebut, Arap terlihat sempat berbincang dengan ayah mendiang Lula, Feroz, saat menghadiri tahlilan yang digelar pada Kamis (5/3/2026).
Arap datang ke kediaman keluarga Lula didampingi asistennya, Cynthia. Ia tampak mengenakan busana panjang berwarna cokelat.
Berbeda dengan tamu lain yang hadir, Arap terlihat tidak ikut duduk mengikuti rangkaian tahlilan. Ia memilih berdiri di luar rumah sambil memantau jalannya acara dari kejauhan.
Mengetahui kehadiran Arap, ayah Lula, Feroz, kemudian menghampiri pria yang disebut sebagai calon menantunya tersebut.
Keduanya terlihat berbincang singkat sambil tersenyum. Tak lama kemudian, Arap berpamitan untuk pulang lebih dulu.
Sebelum meninggalkan lokasi, Feroz sempat meminta Arap masuk ke dalam rumah untuk berpamitan dengan ibunda Lula, Tatu.
“Masuk dulu, masuk dulu, enggak afdol loh,” kata Feroz mengajak Arap masuk ke rumah.
Namun Arap menolak permintaan tersebut secara halus. Ia tampaknya tidak ingin menjadi pusat perhatian di tengah acara tahlilan yang ramai dihadiri tamu.
Karenanya, Arap memilih tetap berada di luar rumah.
“Maafin om,” ujar Reza Arap seraya menyalami ayah Lula.
“Salam-salam aja Rap, sekadar salam aja,” timpal keluarga Lula yang lain.
“Salim udah,” akui Arap.
Karena Arap tetap memilih berada di luar, Feroz kemudian mengabadikan momen kedatangan tersebut menggunakan ponselnya.
Dalam momen itu, Arap tampak tersenyum saat berswafoto bersama ayah Lula.
Setelah berfoto, Arap kembali menyalami Feroz sebelum berpamitan meninggalkan lokasi.
Melihat sikap Arap yang dinilai sopan, Feroz pun tampak senang dan memuji kekasih putrinya tersebut.
“Orang baik nih,” kata Feroz memuji Arap.
“Semangat om,” imbuh Arap sembari pergi.
Sebelumnya, Lula Lahfah diketahui meninggal dunia pada 23 Januari 2026.
Ia ditemukan tak bernyawa di dalam kamar lantai 25 Apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan sekitar pukul 18.44 WIB pada Jumat malam.
Kematian Lula yang terjadi secara mendadak sempat memicu berbagai spekulasi di tengah publik. Pihak kepolisian pun sempat melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematiannya.
Dalam proses tersebut, Reza Arap juga sempat dimintai keterangan oleh penyidik karena menjadi orang pertama yang membawa Lula setelah ditemukan tergeletak di kamar.
Setelah melalui rangkaian penyelidikan, pihak kepolisian akhirnya menghentikan kasus tersebut.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Mohamad Iskandarsyah, menjelaskan bahwa tidak ditemukan unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
“Kami sudah melakukan penyelidikan secara maksimal. Saya rasa sudah cukup, bahwa tidak ditemukan peristiwa pidana dan kita harus melaksanakan penghentian penyelidikan pidana di sini terkait penemuan jenazah LL,” ungkap AKBP Mohamad Iskandarsyah.(neo)











