Di tengah proses perceraian yang sedang berjalan, komedian Boiyen justru terlihat semakin aktif bekerja. Rumah tangganya dengan Rully Anggi Akbar yang baru seumur jagung kini berada di ambang perpisahan setelah gugatan cerai diajukan ke Pengadilan Agama Tigaraksa.
Pernikahan yang baru berjalan sekitar dua bulan itu harus berakhir di tengah persoalan rumah tangga yang cukup berat. Meski menghadapi situasi pribadi yang tidak mudah, Boiyen tetap menunjukkan profesionalisme dengan terus menerima berbagai pekerjaan di dunia hiburan.
Rekan sekaligus sahabatnya, Anwar BAB, mengungkap kondisi terbaru Boiyen yang disebut tetap kuat dan fokus bekerja di tengah masalah yang dihadapi.
“Kondisinya baik dong, alhamdulillah lihat kan story-story-nya kerja. Malah kerjaannya makin banyak Boiyen tuh masyaallah rejekinya bagus,” terang Anwar BAB dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Selasa (24/2/2026).
Anwar juga memuji Boiyen sebagai sosok pekerja keras yang menjadi tulang punggung keluarga. Ia menyebut komedian tersebut memiliki tanggung jawab besar terhadap keluarga, termasuk membiayai anak-anak yatim di lingkungannya.
“Boiyen itu baik, pecinta keluarga, Boiyen ngurusin anak yatim. Kakaknya punya dua laki. Kenapa makanya aku sayang banget ya sama Boiyen, dia punya anak-anak yatim yang harus dibiayain, tulang punggung,” ungkapnya.
“Jadi gak macem-macem, jadi dia udah kasih yang terbaik lah buat dia,” tegas Anwar.
Meski dekat sebagai sahabat, Anwar mengaku tidak ingin terlalu jauh membahas persoalan rumah tangga Boiyen. Ia hanya mendoakan agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan baik, bahkan mengaku sempat mendoakan Boiyen di depan Ka’bah saat menjalani ibadah umrah.
Sementara itu, kuasa hukum Boiyen, Anselmus Mallofiks, mengonfirmasi bahwa kliennya kini sudah tidak lagi tinggal serumah dengan Rully Anggi Akbar setelah proses gugatan cerai bergulir.
“Sejauh ini sih sudah tidak (tinggal satu atap), ya,” ujar Anselmus usai sidang kedua pada Selasa (3/2/2026).
Menurutnya, keputusan Boiyen mengakhiri pernikahan dipicu oleh kurangnya keterbukaan dalam rumah tangga. Boiyen disebut merasa terkejut setelah mengetahui sang suami terseret kasus dugaan penipuan yang sebelumnya tidak pernah ia ketahui.
“Klien kami ingin membangun fondasi rumah tangga yang saling terbuka dan jujur. Dia sangat kaget melihat pemberitaan di media sosial mengenai laporan-laporan hukum yang menyeret nama suaminya. Selama ini, Boiyen sama sekali tidak tahu,” jelas Anselmus.
Di tengah persoalan pribadi tersebut, Boiyen memilih tetap tegar dan fokus menjalani pekerjaan, menunjukkan ketahanan diri meski rumah tangganya tengah berada di ujung tanduk.
(Syf)











