TANGERANG – Mantan presenter Sky Sports dan beIN Sports, Richard Keys, melontarkan pernyataan mengejutkan soal masa depan Pep Guardiola di Manchester City. Ia menyebut hanya ada satu sosok yang pantas menggantikan Guardiola.
Guardiola menjelma sebagai sosok yang paling sukses dalam sejarah Manchester City. Sejak 2016, ia sukses mempersembahkan 18 gelar juara, mulai dari enam gelar Liga Inggris hingga trofi Liga Champions.
Namun, performa Manchester City menunjukkan tanda‑tanda melemah dalam satu musim terakhir. Kevin De Bruyne, Ilkay Gundogan, dan Ederson pergi setelah musim 2024/25 tanpa trofi, di mana City finis di posisi ketiga Liga Primer dan kalah di final Piala FA dari Crystal Palace.
Meskipun demikian, posisi mereka di Liga Primer tengah musim cukup mengejutkan: setelah enam pertandingan, hanya tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan — membuat mereka berada di posisi ketujuh menjelang laga tandang ke Brentford.
Keys mengemukakan pendapatnya di panggung beIN Sports, bahwa ia melihat Guardiola sudah kehilangan power dan diprediksi ini akan menjadi musim terakhirnya sebagai manajer City.
“Saya pikir Guardiola sudah memasuki musim terakhirnya, sudah saya katakan sejak lama, saya pikir dia terlihat sedikit lelah… terkadang sedikit tidak tertarik, saya pikir dia hampir kehabisan tenaga,” kata Keys setelah hasil imbang 2‑2 City dengan Monaco di Liga Champions.
Lebih jauh, Keys menyebut bahwa satu orang sosok yang dianggap layak menggantikan Guardiola adalah Vincent Kompany, pelatih yang kini menangani Bayern Munich, dan juga mantan kapten Manchester City.
Gaya sepak bolanya yang atraktif dan filosofi menyerang menjadikan banyak pihak menaruh harapan tinggi kepadanya jika nanti menggantikan Guardiola.
(DM)















