yang memperlihatkan dua penumpang KRL terlibat keributan di area Stasiun Bekasi, Jawa Barat, viral di media sosial. Perselisihan tersebut ternyata dipicu oleh insiden saling bersenggolan saat keduanya hendak menggunakan eskalator.
Sebagaimana dikutip dari laporan media yang mewawancarai pihak terkait pada Jumat (2/10/2026), peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 21.27 WIB.
Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa kedua penumpang sebelumnya baru turun dari Commuter Line di Stasiun Bekasi.
Menurut keterangan kedua pengguna, keributan bermula ketika mereka saling bersenggolan saat akan menggunakan fasilitas eskalator.
“Berdasarkan keterangan dari kedua pengguna tersebut, kegaduhan tersebut dipicu karena saling bersenggolan saat akan menggunakan fasilitas eskalator saat baru turun dari Commuter Line di Stasiun Bekasi,” ujar Leza.
Keributan tersebut kemudian diketahui oleh petugas yang berjaga di area stasiun. Petugas langsung mendatangi lokasi untuk melerai kedua penumpang.
Perselisihan sempat berhasil diredam ketika keduanya berada di eskalator yang menghubungkan area peron menuju lantai dua stasiun.
Namun, persoalan tersebut ternyata belum sepenuhnya selesai. Kedua penumpang kemudian kembali berjalan menuju eskalator yang mengarah ke area keluar stasiun.
Saat berada di eskalator lantai dasar, keributan kembali terjadi. Salah satu penumpang disebut masih merasa tidak terima dengan kejadian sebelumnya sehingga cekcok kembali berlangsung.
“Salah seorang pengguna yang bersenggolan masih belum terima. Sempat terjadi cekcok kembali di eskalator lantai dasar hingga diamankan dan dilerai kembali oleh petugas,” kata Leza.
Petugas KAI Commuter kembali turun tangan untuk memisahkan keduanya dan mengamankan situasi agar keributan tidak semakin mengganggu penumpang lain.
KAI Commuter menyayangkan terjadinya insiden tersebut. Selain menimbulkan keributan, perselisihan antarpenumpang dinilai turut mengganggu ketenangan dan kenyamanan pengguna jasa Commuter Line lainnya.
“Kami sangat menyayangkan terjadinya keributan ini karena mengganggu ketenangan dan ketentraman pengguna lainnya,” ujar Leza.
KAI Commuter menyatakan petugas akan berupaya melerai sekaligus memediasi pihak-pihak yang terlibat apabila terjadi perselisihan di area stasiun maupun di dalam kereta.Leza juga mengimbau seluruh pengguna Commuter Line untuk menjaga ketertiban serta menghormati sesama pengguna ketika menggunakan fasilitas transportasi publik.
“Kami mengimbau agar semua pihak dapat turut andil menjaga ketentraman di area stasiun dan dalam kereta Commuter Line. Agar semua pengguna tidak terganggu oleh sikap atau perilaku tidak patut,” tuturnya.
Insiden tersebut menjadi perhatian setelah videonya beredar di media sosial. Dalam situasi padat seperti di stasiun, pengguna diimbau tetap menjaga sikap dan menghindari perselisihan agar tidak mengganggu perjalanan maupun kenyamanan penumpang lainnya.














