Terus Tumbuh 🌱

Bunga Zainal Nangis Keluarga Tuding Pelit: Biar Jadi Anak Durhaka

Bunga Zainal menangis usai dituding pelit oleh ibu dan kakaknya sendiri. Sambil berderai air mata, ia membeberkan perjuangannya demi sang ayah yang sakit.

Bunga Zainal kembali menjadi sorotan setelah sebelumnya konflik keluarga yang selama ini tertutup rapat terkuak ke publik. Seperti dikabarkan beberapa waktu lalu, kakaknya, Wulan Zainal, secara terang-terangan membuka sisi lain kehidupan sang artis yang jauh dari kesan glamor di layar kaca.

Dalam sebuah siaran langsung di media sosial, emosi Wulan tampak tak terbendung. Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap adiknya yang dianggap mengabaikan keluarga sendiri.

Menurutnya, pemberian uang dari sang artis bukanlah bentuk kepedulian tulus, melainkan disertai syarat yang membuatnya terasa tidak ikhlas. Tudingan pelit pun dilontarkan secara tersirat kepada Bunga Zainal.

“Sering dikasih duit enggak ma, sama Bunga? Dikasih, habis itu bikin surat perjanjian coy,” kata Wulan Zainal dalam live Tiktok yang diunggah akun @aleezaros pada 23 Maret 2026 lalu.

Membenarkan ucapan Wulan, adik lainnya, Meita Zainal, turut angkat bicara. Ia mencoba menenangkan situasi, namun juga memberi peringatan kepada publik.

“Jangan tanya yang aneh-aneh lu say. Entar emak gue nangis lagi nih,” sahut Meita Zainal.

Video tersebut pun langsung viral dan membuat posisi Bunga Zainal terpojok. Meski sempat bungkam, ibu dua anak ini akhirnya memberikan klarifikasi.

Bunga Zainal tampak menangis terisak dalam siaran langsung di akun TikTok pribadinya. Ia membantah bahwa dirinya pelit kepada keluarga sendiri. Terlebih, Bunga juga mengaku dirinya lah yang membantu pengobatan sang ayah yang sakit keras.

“Aku yang bawa bapakku ke Kuala Lumpur, yang cari dokternya tuh aku loh. Pertama kali pet scan, itu aku yang bawa bapakku. Ada aku ngomong-ngomong? Nggak ada kan? Aku diam aja kan?” kata Bunga Zainal dalam video yang diunggah kembali oleh akun Instagram @rumpi_gosip, Senin (20/4/2026).

Istri Sukhdev Singh ini mengatakan bahwa dia memang sengaja memilih untuk diam. Ia tidak ingin keributan di dalam keluarga justru akan memperburuk keadaan ayahnya yang sedang berjuang melawan sakit.

(Mly)