Terus Tumbuh 🌱

Viral Surat Permintaan THR Ketua RW Kalideres: Saya Cuma Meneruskan

Surat permintaan Tunjangan Hari Raya (THR) dari pengurus RW di Kelurahan Kamal, Kalideres, Jakarta Barat, ke sejumlah perusahaan viral di media sosial dan menuai polemik di tengah masyarakat.

Surat tersebut menuai sorotan publik karena mencantumkan nominal sumbangan yang dipatok mulai dari Rp500.000, Rp300.000, hingga Rp200.000. Permintaan itu diajukan oleh satu Rukun Warga (RW) yang sama, yakni RW 09 Kelurahan Kamal. Kejanggalan lain yang disorot publik adalah adanya beberapa surat dengan nominal berbeda yang mengatasnamakan berbagai jabatan pengurus, mulai dari Ketua RW, Wakil Ketua RW, Kamtibmas, Danton, hingga Kasatlak Hansip RW.

Menanggapi polemik yang beredar luas tersebut, Ketua RW 09 Kelurahan Kamal, Wijaya Kusuma, akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi terkait praktik permintaan THR itu. Wijaya menjelaskan, dirinya merupakan Ketua RW yang baru menjabat selama beberapa bulan, menggantikan ketua sebelumnya yang telah meninggal dunia.

Ia mengaku format proposal maupun pencantuman berbagai jabatan dalam surat tersebut merupakan format lama yang sudah digunakan oleh kepengurusan sebelumnya.

“Kalau terkait masalah yang THR-an ya, saya kan nerusin RW almarhum saja. Terus proposalnya pun sama. Nah, terkait nama ABCD, RW, wakil, itu kan memang sudah zaman almarhum kayak gitu, jadi saya nerusin dah kira-kira kayak gitu,” jelas Wijaya saat dihubungi, Selasa (10/3/2026).

Ia mengaku kebingungan karena hanya meneruskan praktik yang telah berjalan selama bertahun-tahun di lingkungan tersebut. Bahkan, menurut dia, sejumlah perusahaan di wilayah tersebut sebenarnya sudah terbiasa menerima proposal serupa. “Memang sudah dari dulu-dulu seperti itu, sudah kenal lah sebetulnya pabrik-pabriknya,” kata Wijaya.

(Syf)